aku mungkin cuma tong sampah bagi sebagian orang
tempat menampung semua keluh kesah kalian
kesedihan, penderitaan, pengharapan
Kau bagi untukku
kau datang berbalut luka, penuh tangis, mengharap pada belas kasih
aku sambut hadirmu penuh maaf
meski berulang kali kau pergi di saat "bidadari" yang kau puja
kembali memandangmu
bidadari yg selalu menyakitimu
bidadari yg selalu dengan murahnya membagi kasih yang kau jaga
Kepada setiap pujangga yang menghampirinya
Ku rengkuh tanganmu yang lemah
Ku peluk hatimu yang rapuh
Kembali ku kau yakinkan aku kau telah sadar
Selalu ada aku di sisimu di saat kau butuh
Betapa jahatnya dirimu padaku
dan betapa sulitnya ku percayai janjimu yang takkan
meninggalkan ku ... KEMBALI...
harusnya ku sadar menyayangimu tak pernah ada baiknya untukmu
memperhatikanmu hanya sebuah kekonyolan bagimu
sebuah lelucon kecil yang kerap kau tertawakan
sebuah mainan baru yang suatu hari kau bosan dan kau tinggalkan
abaikan aku di saat fikiranmu mulai terkunci oleh nya
bidadari kecil yang selalu hancurkan hatimu
pilar macam apa yang menghalangimu?
dinding setebal apa yang menutup pandanganmu?
betapa tak pernah kau melihat aku
betapa hanya dia yang kau cinta
aku hanya gadis penjual korek api yang lusuh
tak pernah layak berada di dekatmu
bahkan hanya untuk menyapamu
tapi ku selalu memberimu cahaya ketika kegelapan menyiksamu
ketika langit gelap merundung hatimu
Ketika kau kehilangan arah
Ku terangi kau dengan korekku
ku peluk ketakutanmu akan sepi, gelap, dan sendiri
Kau merasa aman untuk sesaat
Namun saat matahari bersinar
kau lihat betapa lusuhnya aku
betapa tak layaknya aku di dekatmu
sesegera kau hempas aku
kau hina aku
kau berlari dan kembali mengejarnya BIDADARI mu
for : A.R.N
Minggu, 26 September 2010
Gadis lusuh dan bidadari
Diposting oleh an3tta di 23.30
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar